6 Fungsi Warehouse Berdasarkan Aktivitasnya

6 Fungsi Warehouse Berdasarkan Aktivitasnya

Kali ini warehousemanagement.id akan membahas mengenai fungsi warehouse berdasarkan aktivitasnya.

Berbagai Fungsi Warehouse / Pergudangan

Pada tulisan sebelumnya telah dibahas mengenai berbagai fungsi warehouse atau pergudangan. Sebagai pengingat, ada 3 fungsi utama dari sebuah warehouse yaitu berfungsi sebagai penyimpanan barang, pengelolaan informasi barang yang disimpan, dan improvement dari pengelolaan penyimpanan barang. Untuk lebih lengkapnya, Anda bisa mendapatkan tulisan mengenai berbagai fungsi warehouse di blog ini.

6 Fungsi Warehouse Berdasarkan Aktivitasnya

Berbeda dengan ulasan fungsi warehouse sebelumnya, kali ini kita akan membahas mengenai fungsi warehouse berdasarkan ativitasnya. Ada 6 fungsi warehouse yang akan kita ulas, antara lain:

  1. Fungsi Pemindahan (Transfer)
    Warehouse menjalankan fungsi sebagai bagian dari proses pemindahan atau transfer. Pada fungsi ini, suatu warehouse akan melakukan proses penyimpanan sesuai jenis barang yang telah diterima. Kemudian barang-barang tersebut dapat disiapkan untuk dilakukan proses pemindahan atau transfer. Misalnya untuk barang-barang yang ditujukan unutk kegiatan ekspor. Barang-barang yang telah masuk di dalam warehouse tersebut dilakukan proses pemindahan dengan cara menyusun pada suatu Unit Load Device (ULD) atau Cargo Transport Unit (CTU).

  2. Penerimaan (Receiving)
    Setidaknya ada 3 proses dalam aktivitas penerimaan atau receiving yaitu proses penerimaan booking, penerimaan dokumen, dan penerimaan barang. Pada saat proses penerimaan barang dapat berupa aktivitas untuk melakukan penimbangan, perhitungan, dan pemeriksaan kondisi fisik barang. Anda bisa baca artikel mengenai proses lengkap maupun SOP dalam penerimaan barang di blog arthanugraha.com.

  3. Penyimpanan (Storage)
    Pada fungsi ini, barang yang akan diterima pada suatu warehouse akan diatur dan disimpan sesuai dengan permintaan atau aturan yang telah ditetapkan unutk pengelolaannya. Selanjutnya lokasi barang-barang tersebut harus disimpan pada suatu sistem informasi ataupun log book (jika masih menggunakan sistem manual).

  4. Penanganan dan Proses Pengelolaan Informasi (Handling and Information Process)
    Ketika barang akan dikirim atau dikeluarkan, terlebih dahulu dilakukan proses pemberitahuan yang meliputi barang-barang apa saja yang akan dikirim (jenis, jumlah). Pemberitahuan ini juga disampaikan kepada penerima barang berupa waktu estimasi barang tersebut akan dikirimkan dan tiba di tempat tujuan. Tidak lupa pemilik barang juga mendapatkan informasi yang serupa.

  5. Pengemasan (Packing)
    Jika diperlukan ataupun barang yang akan dikeluarkan tidak memiliki kemasan, maka dilakukan proses pengemasan untuk memastikan barang yang dikirimkan akan akan aman selama dalam proses perjalanan.

  6. Pengiriman (Expediting)
    Setelah barang disiapkan, selanjutnya barang tersebut akan dikirimkan melalui berbagai moda seperti moda transportasi darat, laut, maupun udara. Di warehouse akan melakukan proses penyiapan hingga moda transport datang.

Dari keenam fungsi warehouse berdasarkan aktivitasnya tersebut, bisa dilakukan keseluruhannya oleh sebuah warehouse, namun tidak menutup kemungkinan juga sebuah warehouse hanya menjalankan sebagian dari fungsi warehouse tersebut.

Scroll to top